Agar Tetap di Jalur Liga Champions, MU Harus Kalahkan West Ham

Airsport.asia – Kembali ke jalur kemenangan menjadi fokus utama Manchester United (MU) saat menjamu West Ham United pada lanjutan Liga Primer di Old Trafford, nanti malam. Tiga poin dibutuhkan The Red Devils guna memelihara peluang melaju ke Liga Champions pada musim depan.

Tugas MU terbilang sulit. Pasalnya, mereka masih tertahan di urutan keenam klasemen sementara dengan 61 poin. Chris Smalling dkk tertinggal tiga poin dari Tottenham Hotspur yang berada di urutan keempat. Hal itu membuat persaingan semakin terbuka. Bersama Tottenham, Chelsea (66 poin), Arsenal (63), MU harus saling sikut memperebutkan dua tiket tersisa dari jalur klasemen.

Pasalnya, Liverpool dan Manchester City (Man City) hampir dipastikan lolos ke kancah Eropa. Karena itu, Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer menilai pasukannya tidak boleh lagi membuang poin di enam laga sisa. Dia yakin jika mampu meraih hasil maksimal di setiap laga, termasuk saat menghadapi West Ham, MU bakal lolos ke Liga Champions pada musim depan.

Apalagi, semangat Setan Merah sedang tinggi karena ingin mengakhiri inkonsistensi setelah menelan dua kekalahan beruntun di semua kompetisi, yakni takluk 1-2 dari Wolverhampton Wanderers, Rabu (3/4), di kompetisi domestik dan menyerah 0-1 dari Barcelona, Kamis (11/4), di Liga Champions.

Selain itu, MU juga ingin membalaskan kekalahan 1-3 dari West Ham saat pertemuan pertama. Terpenting, kemenangan atas The Hammers juga bisa menebalkan kepercayaan diri juara Liga Primer 20 kali itu jelang leg kedua perempat final melawan Barcelona, Rabu (17/4) dini hari.

“Sekarang, kami membutuhkan 15 poin dari enam laga terakhir Liga Primer. Itu memang tidak mudah. Tapi, kami adalah tim yang bagus dan setiap lawan akan mewaspadai kami,” ungkap Solskjaer, dilansir Skysport. Namun, pada laga kandang ini MU belum bisa menurunkan Alexis Sanchez dan Ander Herrera yang belum fit.

Sementara Luka Shaw dan Ashley Young terkena akumulasi kartu. Khusus Herrera, Solskjaer menolak berkomentar mengenai isu kepindahannya ke Paris Saint-Germain (PSG). Solskjaer hanya mengatakan Herrera adalah seorang profesional dan masih berstatus pemain MU. Pelatih asal Norwegia itu juga belum bersedia memberi penjelasan mengenai sejumlah nama yang kabarnya bakal berlabuh ke Old Trafford.

“Anda harus berbicara langsung dengan Herrera. Saya tidak mengetahui proses pembicaraan kontrak antara dia dan klub. Kami membiarkan dia fokus mengembalikan kondisi fisik. Herrera sangat kecewa tidak bisa membantu rekan-rekannya. Dia selalu memberikan kemampuan terbaik. Tidak masalah apakah kontraknya masih lima tahun atau tersisa lima pekan,” tandas Solskjaer.

MU juga diuntungkan kondisi tim tamu yang sedang terseok-seok. West Ham datang dengan luka dua kekalahan berturut-turut di Liga Primer. Mark Noble dkk saat ini belum beranjak dari urutan ke-11 dengan 42 poin. Namun, Pelatih West Ham Manuel Pellegrini memilih bersikap tenang. Dia mengakui MU merupakan tim elite Liga Primer dan bertandang ke Old Trafford akan selalu sulit bagi tim mana pun.

Tapi, dia menjamin pasukannya akan mengerahkan segenap kemampuan untuk meraih kemenangan. “Terlepas dari hasil buruk di dua laga terakhir, MU telah berada di jalur tepat di bawah komando Solskjaer. Jika Anda tidak berada di dalam tim, akan sulit melihat perbedaannya. MU adalah tim kuat dan telah mendapatkan hasil bagus sebelumnya,” ucap Pellegrini.

Berbeda dengan Pellegrini, gelandang Grady Diangana justru mengungkapkan West Ham begitu antusias menyambangi Old Trafford. Berbekal catatan belum terkalahkan selama dua pertemuan terbaru kontra MU di Liga Primer, dia yakin timnya akan mampu membawa pulang hasil bagus. “Kami harus bermain bagus sejak awal serta menunjukkan mentalitas dan kualitas kami. Kami ke sana untuk menang. Semoga kami bisa mewujudkannya,” ujar