Brunei Darussalam vs Indonesia

Airsport.asia – Skuad Garuda Muda akan mencoba meraih kemenangan ketiganya, sementara Brunei wajib memetik poin penuh agar tidak tersingkir secara prematur.

Tim nasional Indonesia melakoni pertandingan keduanya di Grup A Piala AFF U-18 dengan menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Binh Duong, Sabtu (10/8) sore ini.

Babak pertama.

Laga belum berjalan genap dua menit, Indonesia sudah merah peluang emas pertamanya. Bagus mengirim tembakan keras dari ujung kotak penalti, namun upaya sang striker masih bisa dimentahkan Riyan, kiper Brunei.

Indonesia terus bermain agresif di awal-awal paruh pertama. Hasilnya, skuad Garuda Muda sukses membuka keran gol melalui aksi Bagus di menit kedelapan. Setelah menerima operan dari Rendy, sang striker dengan cerdik melepaskan tembakan lob yang mengecoh Riyan.

Gempuran Indonesia kembali menuai hasil manis di menit kesepuluh. Penetrasi Bagus dihentikan paksa oleh Zinin, yang melancarkan tekel terlambat terhadap sang striker. Wasit pun menunjuk titik putih. Rendy, yang menjadi eksekutor penalti, tak kesulitan melesakkan bola ke gawang Brunei. 2-0!

Aksi menawan ditunjukkan Numberi di menit ke-19. Setelah mengecoh Zaidi di depan kotak penalti Brunei, sang gelandang melepaskan tembakan menyusur tanah, tetapi bola masih sanggup ditepis oleh Riyan.

Dominasi Indonesia terus berlanjut di menit ke-25. Setelah bekerja sama dengan Rendy, Beckham melepaskan tembakan menyusur tanah dari ujung kotak penalti Brunei. Riyan sudah meregangkan tubuhnya, namun bola tetap bersarang di gawangnya. Laga belum berjalan setengah jam, armada Fakhri Husaini sudah unggul 3-0!

Tertinggal tiga gol, Brunei mencoba keluar menekan Indonesia. Lewat serangan balik, Aizuddin melakukan sprint untuk mengejar umpan terobosan dari rekan setimnya, namun sang striker kalah cepat dari Adisatryo, yang lebih dulu dapat menangkap bola.

Agresivitas Indonesia benar-benar merepotkan Brunei. Di menit ke-43, lewat serangan dari sayap kanan, Saddam meyuplai umpan silang ke kotak penalti, di mana Zakiri berhasil menyambar bola melalui tandukan keras ke pojok kiri gawang. 4-0!

Dua menit menjelang berakhirnya waktu normal babak pertama, Rendy sukses mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Sang gelandang menyambar umpan matang dari Bagus di tengah kotak penalti. Riyan pun harus memungut bola dari gawangnya untuk kelima kalinya!

Hingga laga babak pertama usai kedudukan tetap tak berubah. Indonesia unggul telak lima gol tanpa balas.

Babak kedua.

Memasuki  interval kedua, Indonesia tetap tak mengendurkan tekanan. Sebuah peluang emas di dapat oleh Beckham di menit ke-47. Sang gelandang meneruskan umpan tarik dari Bagus melalui sepakan first time, namun bola masih bisa dihalau Aisan, yang menyapu bola di garis gawang.

Fakhri memutuskan untuk menyegarkan lini belakang timnya di menit ke-51. Adisatryo memberikan tempatnya kepada Risky. Tak beberapa lama setelah merumput, kiper ketiga Indonesia itu langsung diuji oleh tendangan bebas jarak jauh Roslan, namun bola hanya menyamping di sisi gawang.

Serbuan berbahaya dirancang oleh Indonesia di menit ke-57, ketika Yudha melakukan overlapping di sayap kiri. Sang full-back menyuplai umpan tarik ke tiang dekat, namun bola masih sanggup dihalau Syafiq sebelum dapat dimanfaatkan oleh pemain Indonesia lainnya.

Setelah nyaris digempur oleh Indonesia di sepanjang laga, Brunei akhirnya berhasil memperkecil skor melalui aksi Hilmi di menit ke-60. Setelah lepas dari perangkap off side, sang gelandang dengan mudah menaklukkan Risky melalui sepakan menyusur tanah.

Indonesia mencoba membayar keteledoran mereka dua menit kemudian. Bagus menerobos ke sisi kanan area penalti Brunei, sebelum mengirim tembakan keras yang masih bisa diredam oleh Riyan.

Sebuah kans emas didapat oleh Fadil di menit ke-67, ketika ia berhasil menyambar sepak pojok Zakiri melalui sundulan, tetapi upaya kapten Indonesia itu masih menerpa mistar gawang.

Dua menit berselang Indonesia kembali hampir mencetak gol keenamnya. Bagus melepaskan diri dari jebakan off side setelah menerima umpan terobosan dari Rendy, sebelum ia mengirim tembakan ke arah gawang. Sayang, upaya sang striker berhasil digagalkan oleh Nazhan, yang menghalau bola di dekat garis gawang.

Kebuntuan Indonesia di babak kedua akhirnya pecah di menit ke-76. Bagus sukses memanfaatkan umpan tarik dari Saddam melalui sontekan terukurnya. Garuda Muda pun resmi mencetak setengah lusin gol.