Dididik Barcelona, Messi Jepang Tetap Sebut Real Madrid Klub Terbaik

Airsport.asiaMemang tidak aneh jika pemain berjulukan Messi Jepang, Takefusa Kubo, yang dulu dididik Barcelona, menyebut Real Madrid sebagai klub terbaik di dunia saat ini.

Takefusa Kubo telah resmi menjadi pemain Real Madrid dan ikut serta dalam tur pramusim klub.Sebelum gabung Real Madrid, sang Messi Jepang pernah menimba ilmu di akademi Barcelona, La Masia.Namun, pada akhirnya Takefusa Kubo lebih memilih bergabung ke Real Madrid.

Takefusa Kubo adalah salah satu anak yang mengakibatkan Barcelona terkena sanksi FIFA pada tahun 2014.Ketika itu Barcelona didakwa FIFA melakukan pelanggaran transfer pemain muda.Dilansir  dari Goal Kubo bergabung dengan La Masia pada tahun 2011 hingga 2015.

Pemain berusia 18 tahun itu mencetak 74 gol dari 30 laga pada tim U-11, sebelum akhirnya naik tingkat ke U-14.Bintang timnas Jepang, Takefusa Kubo, menjawab pertanyaan wartawan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta.Namun, Kubo harus meninggalkan Barcelona karena sanksi FIFA.

Bergabung dengan Real Madrid yang merupakan seteru abadi Barcelona, tentu membuat Kubo Mengundang perhatian.Apalagi ia diberi julukan Messi Jepang, yang berarti ia disamakan dengan megabintang Barcelona saat ini, Lionel Messi.

Dua pemain baru Real Madrid, Takefusa Kubo dan Eden Hazard bertemu di lapangan latihan ketika menjalani tur pramusim di Montreal, Kanada.Berstatus sebagai pemain Real Madrid, maka tidak aneh lagi jika Kubo menyebut El Real tim terbaik di dunia.

“Di Jepang, ada banyak gairah untuk Real Madrid, dan saya sangat bangga bermain di tim terbaik dunia,” ujar Kubo.

“Yang terpenting, saya dikejutkan dengan kualitas semua orang. Rekan setim dan pelatih sangat ramah, dan saya sudah bisa beradptasi dengan

Sebelumnya Kubo berkarier bersama FC Tokyo dan sempat dipinjamkan ke Yokohama F. Marinos.Ia menjadi pencetak gol termuda di J. League (Liga Jepang), ketika berusia 15 tahun 10 bulan.Bersama timnas senior Jepang, ia telah mengoleksi 4 penampilan, termasuk pada ajang Copa America 2019.