Hubungan dengan Rossi Mencair, Marquez Bilang Harus Ada Rasa Hormat

Airsport.asia – Hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez diketahui sudah mulai mencair setelah juara dunia sembilan kali di empat kelas berbeda memberikan ucapan selamat kepada pembalap Repsol Honda usai ia memenangkan balapan seri kedua MotoGP di Argentina. Artinya, selama 357 hari, penggemar kembali disuguhkan dengan perlakuan saling hormat antar pembalap setelah mereka berseteru pada 2018 lalu.

Sirkuit Termas de Rio Hondo memiliki cerita terkait perseteruan Rossi dan Marquez. Ya, dua pembalap itu diketahui pernah terlibat pertengkaran hebat setelah insiden yang terjadi selama balapan di Argentina tahun lalu.

Saat itu, Marquez menyenggol Rossi ketika balapan di Argentina. Pasca balapan, pembalap Repsol Honda beserta timnya lantas mengunjungi paddock The Doctor, namun niat baik itu mendapat hadangan dari sahabat Rossi, Alessio Salucci.

Setelah lebih dari satu tahun, kedua pembalap akhirnya berjabat tangan. Rossi memulai dengan menyodorkan tangannya kepada Marquez saat musuh bebuyutannya itu memenangkan balapan di Argentina, akhir pekan kemarin. Ini menjadi pemandangan yang langka buat penggemar setelah dua pembalap memutuskan untuk tidak saling berjabat tangan sejak insiden yang terjadi di lintasan sepanjang 4,8 km tersebut.

“Saya katakan di sini, saya pikir apa yang terjadi tahun lalu, saya tidak punya masalah dengannya. Meskipun saya mengakui bahwa itu adalah kesalahan saya, tapi saya mencoba untuk meminta maaf. Saya mungkin telah banyak membuat kesalahan, tetapi tahun ini ceritanya telah banyak berubah,” kata Marquez dikutip dari AS, Rabu.

“Sekarang dia (Rossi) memberi selamat kepada saya dan tanpa masalah, saya memberi tangan saya. Saya menerima ucapan selamatnya dan jelas bahwa saya menerima ucapan Rossi. Waktu telah menempatkan kami dalam satu tempat yang sama. Secara logis kami berteman meskipun salah satunya adalah saingan, tetapi ketika di luar lintasan harus ada rasa hormat,” pungkas Marquez.