Kepa Blunder Lagi, Reaksi Lampard Justru di Luar Dugaan

Airsport.asiaChelsea takluk 0-2 ketika menjamu Liverpool di Stamford Bridge pada duel pekan ke-2 Premier League 2019/20, Minggu (20/9/2020) malam WIB kemarin. Nama Kepa Arrizabalaga kembali panas dibicarakan, dan bukan untuk alasan positif.

Ya, Kepa kembali membuat blunder fatal yang merugikan tim. Dia salah mengambil keputusan untuk kebobolan kedua Chelsea. Bola yang seharusnya dibuang jauh justru bisa dipotong Sadio Mane, yang kemudian tinggal mendorong bola ke gawang kosong.

Ini bukan blunder pertama Kepa. Bahkan performanya sudah dikritik sejak musim lalu, dan kesalahan ini akan membuatnya kian tertekan.

Lalu bagaimana respons Lampard untuk kesalahan Kepa ini?

Justru senang

Kekalahan ini jadi pukulan untuk Chelsea yang sebelumnya berhasil mengalahkan Brighton (3-1) pada laga pembuka. Lampard mengakui blunder Kepa merugikan timnya, tapi sebenarnya ada hal lain yang merugikan Chelsea, termasuk kartu merah Andreas Christensen.

“Kesalahan besar [Kepa]. Jelas sebuah kesalahan dan ketika Anda melihat laga ini tanpa kesalahan itu dan penalti yang kami dapatkan, seharusnya skor akhir bisa jadi 1-1,” ungkap Lampard di laman resmi Chelseafc.

“Saya justru lebih senang untuk banyak hal daripada yang saya rasakan setelah laga kontra Brighton lalu. Pertandingan ini menunjukkan semangat dan karakter kami.”

“Serta banyak pemain yang menunjukkan hal-hal positif di mata saya,” sambungnya.

Kartu merah

Lampard pun menyorot kartu merah Christensen lebih tegas lagi. Benar Kepa membuat kesalahan dan merugikan tim, tapi sebenarnya bermain 10 orang menghadapi tim sekuat Liverpool sudah sangat merugikan.

“Tugas saya sebagai pelatih adalah mencoba membantu Kepa mendapatkan rasa percaya dirinya lagi. Itu jelas sebuah kesalahan dan Kepa mengakuinya,” lanjut Lampard.

“Saya kira kami seharusnya bisa lebih menyerang dan seharusnya bisa melakukan itu dengan 11 pemain.”

“Saya khawatir dengan bagaimana pertahanan kami di kotak penalti. Kami melakukannya dengan baik di babak pertama, tapi kartu merah itu mengubah keseluruhan pertandingan,” tutupnya.