Man of the Match Arsenal vs Vitoria Guimaraes: Nicolas Pepe

Airsport.asia – Penyerang asal Pantai Gading Nicolas Pepe terpilih menjadi Man of the Match untuk pertandingan Liga Europa antara Arsenal vs Vitoria Guimaraes.

Laga ini adalah laga matchday ketiga Liga Europa Grup F. Di pertandingan yang dihelat di di Emirates Stadium, Jumat (25/10/2019) dini hari WIB ini, Unai Emery memainkan banyak pemain muda.

Keputusan Emery tampaknya akan jadi sebuah kesalahan ketika sang tamu bisa mencetak gol pada menit ke delapan via Marcus Edwards. Namun untungnya Gabriel Martinelli bisa menyamakan skor setelah laga berjalan setengah jam.

Namun Arsenal akhirnya tertinggal lagi melalui Bruno Duarte. Ia bisa mencetak gol berkat kesalahan dari Maitland-Niles.

Arsenal kemudian berusaha menggempur pertahanan Vitoria. Karena tak kunjung membuahkan hasil, Emery akhirnya memasukkan Nicolas Pepe pada menit ke-74. Ia masuk menggantikan Alexandre Lacazette.

Pergantian ini berbuah positif. Pepe berhasil membuat Arsenal memberikan tekanan ekstra pada pertahanan Vitoria. Pemain berusia 24 tahun ini akhirnya bisa membuat The Gunners berbalik unggul 3-2 dengan dua tendangan bebasnya yang apik.

Statistik Nicolas Pepe

Pepe memang cuma bermain sekitar 15 menit saja. Namun dampaknya sangat besar bagi The Gunners.

Ia melepas dua tendangan di laga itu. Dua-duanya tepat sasaran dan berbuah gol.

Ia juga melakukan satu kali dribel. Namun hal itu memaksa defender lawan menjatuhkannya di depan kotak penalti. Wasit pun harus memberikan kartu kuning pada Edmond Tapsoba atas pelanggaran itu sekaligus memberikan kans bagi Arsenal untuk mencetak gol via free kick.

Eks pemain Lille ini melepas total tujuh umpan. Akurasinya mencapai 71,4 persen.

Sejatinya, ada pemain lain Arsenal lainnya yang juga tampil apik. Sebut saja, Gabriel Martinelli, Matteo Guendouzi, dan Smith Rowe. Namun fans The Gunners sepakat untuk memilihnya jadi pemain terbaik di laga ini.

Butuh Waktu

Sebelumnya, Nicolas Pepe ini sempat menjadi sorotan fans Arsenal dan media Inggris. Ia dianggap sebagai flop dan tak mampu membuktikan dirinya layak dihargai Rp1,2 triliun.

Pepe sebelumnya baru mencetak satu gol dalam 10 penampilan di semua kompetisi sejauh ini. Ia juga baru empat kali menuntaskan 90 menit penuh di Premier League.

Namun pembelaan sempat diberikan oleh Arsene Wenger. Ia menyebut bahwa Pepe cuma butuh waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola Inggris.

“Saya menyukai dirinya dan saya kira membelinya adalah keputusan bagus. Ia belum sepenuhnya beradaptasi dan Anda harus memberinya waktu yang cukup,” buka Wenger.

“Saat ini, ia terlihat belum bermain dengan kebebasan yang ia dapatkan selama di Prancis dahulu. Saya melihat sejumlah karakteristik permainannya, khususnya saat tidak membawa bola, itu belum terjadi.”

Dua gol itu sendiri pasti akan membantu Nicolas Pepe beradaptasi di Arsenal dan Inggris. Gol itu juga akan membantu mengurangi kritikan yang diarahkan kepadanya.