Panasnya Persaingan Merebut Tiket Liga Champions di Liga Primer

Airsport.asia – Perebutan tiket Liga Champions Liga Primer semakin sengit. Kekalahan 1-2 Manchester United (MU) dari Wolverhampton Wanderers, Rabu (3/4) membuka babak baru persaingan zona empat besar. Bagi MU, Kekalahan terasa begitu menyakitkan. Untuk kedua kalinya dalam 18 hari terakhir, mereka tumbang oleh yang sama. Sebelumnya, The Red Devils juga takluk1-2 dari Wolverhampton di perempat final Piala FA, 17 April lalu.

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer mengakui MU melakukan beberapa kesalahan fatal yang menguntungkan tuan rumah. Unggul melalui Scott McTominay (13), Wolverhampton menyamakan kedudukan berkat gol Diogo Jota (25). Kartu merah Ashley Young (57) membuat konsentrasi buyar. Akibatnya, Chris Smalling melakukan gol bunuh diri (90).

“Kami memainkan beberapa hal yang fantastis, 20 menit pertama kami seharusnya unggul dua atau tiga gol. saya tidak melebih-lebihkan. Tetapi, kami gagal memaksimalkan momen besar dalam pertandingan. Ada beberapa kesalahan dari kami. Kami memberi lawan gol pertama itu. kami harus jujur.”ungkap Solksjaer dilansir bbc. Hasil buruk di Molineux Stadium, membuat MU gagal menyodok ke peringkat ketiga klasemen sementara.

Mereka malah melorot ke posisi kelima dengan 61 poin. The Red Devils memberikan angin segar bagi para kompetitor. MU, bergabung dengan tiga tim lainnya untuk merebut dua tiket Liga Champions yakni Arsenal (63 poin), Tottenham Hotspur (61 poin), dan Chelsea (60 poin). Sedangkan Manchester City (Man City) yang menempati peringkat kedua (77 poin) relatif aman.

Meski kecewa, Solksjaer tetap mengapresiasi performa pasukannya. Dia menilai MU kurang optimal ketika Young mendapat kartu merah. Juru taktik asal Norwegia tersebut optimistis timnya segera bangkit dan meraih 15 poin di enam laga sisa sekaligus mengamankan tiket Liga Champions, musim depan.

“Dengan 10 pemain semuanya sulit. Kami berusaha harus menjaga bola. Kami tidak ingin mereka menekan kami. Namun, Saya sangat kecewa dengan hasilnya tetapi senang dengan kinerja hingga 75 menit. Itu adalah kinerja yang sangat baik dari para pemain,”paparnya Disisi lain, tumbangnya MU menjadi bukti betapa tangguhnya Wolverhampton. Sebelumnya Wolves mampu mempecundangi tim-tim enam besar Liga Primer macam Chelsea 2-1 (6/12). Tottenham 2-1 (29/12).

Kini, Wolverhampton kian dekat dengan pencapaian tertinggi mereka di Liga Primer ketka menempati posisi keenam pada musim 1979/1980. Saat ini, Connor Coady dkk berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 47 poin. Mereka berjarak 13 poin dari Chelsea. Pelatih Nuno Espirito Santo menuturkan tertinggal lebih dulu dari MU justru membuat timnya semakin bersemangat.

Santo berterima kasih kepada fans di Molineux Stadium yang tanpa kenal lelah memberikan dukungan sepanjang laga. “Ini adalah malam yang baik, pertandingan sepakbola yang bagus. Apa lagi yang bisa Anda tanyakan? Kami tahu itu sangat sulit. Upaya ekstra dilakukan dan bagaimana mereka bereaksi terhadap gol pertama MU. Ketika unggul jumlah pemain, kami memiliki peluang menambah gol. Kami hanya kurang klinis”.

Rapor gemilang di Liga Primer membuat Wolverhampton berada di kondisi terbaik jelang laga semifinal Piala FA kontra Watford, Minggu (7/4). Santo menegaskan pasukannya akan melakukan apapun untuk menembus final dan menjadi juara. “Kami segera memulai persiapan untuk piala FA. kami akan beristirahat dan mempersiapkan pertandingan yang sulit kontra Watford. Ini Tantangan yang fantastis bagi kami.”tandasnya