Putri Luis Enrique Meninggal Dunia di Usia 9 Tahun karena Kanker Tulang

Airsport.asia – Mantan pelatih Barcelona, Luis Enrique kehilangan putrinya, Xana (9) karena penyakit kanker. Enrique mengonfirmasi bahwa putrinya sudah berjuang melawan osteosarcoma, alias kanker tulang, selama lima bulan yang intens.

Sebagai ayah, Enrique mengakui kepergian Xana merupakan pukulan besar untuk keluarganya. Dia hanya berharap Xana bisa menemukan tempat terbaik.

Lewat media sosial Twitter, Enrique menulis: “Putri kami Xana telah meninggal siang ini pada usia 9 tahun, setelah berjuang selama 5 bulan penuh melawan osteosarcoma.”

“Kami berterima kasih atas semua kasih sayang yang telah kami terima selama beberapa bulan ini dan kami berterima kasih atas semua kebijaksanaan dan pengertiannya.”

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada staf rumah sakit Sant Joan de Déu dan Sant Pau atas dedikasi dan perawatan mereka, kepada para dokter, perawat, dan semua sukarelawan. Dan secara khusus kepada tim perawatan paliatif Sant Joan de Déu.”

“Kami akan sangat merindukanmu, tetapi kami akan mengingatmu setiap hari dalam hidup kami dengan harapan kita akan bertemu lagi di masa depan. Kamu akan menjadi bintang yang membimbing keluarga kami.

“Istirahat Xanita”.

Berterima Kasih

Enrique, yang mundur dari jabatan pelatih timnas Spanyol Juni lalu, berterima kasih pada siapa pun yang mendoakan Xana dalam beberapa bulan terakhir. Dia berterima kasih karena mereka memahami kondisi putrinya itu.

Juga, Enrique berterima kasih pada tim medis yang memperlakukan putrinya. Dedikasi dan perlakuan tim medis membuat Xana merasa nyaman.

Perdana Mentri Spanyol, Pedro Sanchez merupakan salah satu pihak yang menyampaikan pujian pada Xana: “Tidak ada kata yang bisa mengiringi rasa sakit ini.”

“Harapan tulus saya untuk Luis Enrique dan seluruh keluarganya usai kehilangan Xana kecil.”

Ucapan dari Barcelona

Barcelona pun turut berduka. Blaugrana menyampaikan simpati setinggi-tingginya pada Enrique. Lionel Messi pun ikut berduka: “Kami semua bersama Anda… dengan semua kekuatan di dunia.”

Striker Barcelona, Luis Suarez juga menyampaikan duka lewat Twitter: “Satu momen kesulitan dan kesedihan yang besar. Beristirahatlah dengan tenang, Xana kecil

Lalu, kiper timnas Spanyol dan Manchester United, David De Gea pun turut bersimpati. Juara tenis Spanyol. Rafael Nadal malah mengaku “tidak bisa membayangkan kesedihan keluarga yang ditinggalkan.”

Abaikan Rivalitas

Tak hanya pemain Barcelona, mereka yang terikat dengan Real Madrid juga menyampaikan belasungkawa. Status Enrique sebagai pelatih Spanyol membuatnya mendapatkan respek dari setiap pemain.

“Tidak ada kata-kata yang dapat menghibur Anda di saat-saat sulit ini, bos. Kami mengirim semua kekuatan dan cinta di dunia kepada Anda. Semoga Xana beristirahat dengan tenang,” tulis Alvaro Morata di Twitter.

Nacho Fernandez mengucapkan: “Semua keberanian, kekuatan, dan dukungan di dunia saat ini untukmu bos.”