Rossi Akui Yamaha Tertinggal Jauh dari Ducati dan Honda

Airsport.asia – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengakui timnya sudah tertinggal jauh dari para pesaingnya, yakni Repsol Honda dan Mission Winnow Ducati. Ketertinggalan itu semakin ia rasakan ketika menyangkut tekanan pada ban belakang dari motornya.

Padahal menemukan pengaturan ban belakang yang tepat adalah salah satu kunci suksesnya seorang pembalap ketika berada di lintasan. Jadi Rossi sangat berharap untuk MotoGP 2020 nanti, Yamaha bisa memperbaiki hal tersebut.

“Sejauh menyangkut tekanan pada ban belakang, maka kami jauh lebih buruk daripada Honda dan Ducati. Beberapa pembalap Yamaha seperti saya merasa sangat menderita karena masalah itu. Pengecualiaan dengan Quatararo. Namun, pada akhirnya semua tetap kesulitan di balapan terakhir,” kata Rossi, seperti dikutip dari Motorsport, Selasa (12/11/2019).

Kendati begitu, Rossi merasa ada juga hal-hal positif yang dirasakan terhadap motor YZR-M1 miliknya. Seperti bagian perangkat elektronik ia merasa sudah jauh lebih baik dan juga akselerasi. Karena perkembangan itu, Yamaha pun bisa kompetitif di musim 2019 ini.

“Kami telah banyak mengembangkan bagian eletronik pada motor dan akselerasinya. Karenanya kami saat sudah sedikit bisa tampil kompetitif. Secara umum tampaknya motor kami berjalan baik, mari kita lihat apakah kami bisa terus seperti ini,” tutupnya.

Untuk saat ini, Rossi pun hanya ingin fokus menutup MotoGP 2019 dengan baik. Ia bertekad tampil maksimal saat melakoni MotoGP Valencia 2019 yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu 17 November 2019.