Sekarang Memang Hebat, Tapi Dulunya Van Dijk Nyaris Gagal Jadi Pemain Profesional

  • airsport
  • May 14, 2020
  • Comments Off on Sekarang Memang Hebat, Tapi Dulunya Van Dijk Nyaris Gagal Jadi Pemain Profesional

Airsport.asiaVirgil Van Dijk saat ini memang merupakan salah satu defender terbaik di dunia, namun ia dahulu mengaku sempat nyaris gagal melanjurkan karir ke jenjang profesional.

Van Dijk menjelma menjadi salah satu bek terbaik di dunia sejak gabung Liverpool. Ia bahkan nyaris memenangi Ballon d’Or 2019.

Namun semua itu nyaris tak bisa didapatkan oleh Van Dijk. Sebab ia dulu sempat tampil buruk ketika masih bermain di akademi klub Willem II.

Hal tersebut membuat nasib Van Dijk di ujung tanduk. Ia bisa saja tidak mendapatkan kontrak profesional.

Masa Sulit Van Dijk

Jika Virgil Van Dijk tak mendapatkan kontrak tersebut, maka ia akan dilepas Willem II begitu saja. Namun untungnya, nasibnya berubah berkat pertumbuhan fisiknya yang luar biasa.

“Saya bermain di akademi Willem II selama 10 tahun. Ada masa di Willem II ketika saya berusia sekitar 16 tahun, saya hampir tidak bisa melanjutkan ke tahun berikutnya akademi,” ungkapnya pada Sky Sports.

“Saya tidak cukup bagus sama sekali. Saya sering duduk di bangku cadangan,” sambungnya.

“Di musim panas saya mengalami lonjakan pertumbuhan dan setelah itu semuanya berjalan dengan sangat baik. Saya mengalami cedera di pangkal paha saya karena saya tumbuh begitu cepat, tetapi setelah itu saya membuat langkah besar,” tutur Van Dijk.

Inspirasi Bagi Pemain Muda

Virgil Van Dijk mengatakan dirinya bisa menjadi pemain yang lebih baik berkat perjalanan karirnya sejauh ini yang tidak mudah. Bek Timnas Belanda ini berharap jejak karirnya bisa menjadi inspirasi bagi para pemain muda, terutama yang mengalami masa-masa sulit di akademi.

“Sejauh ini saya telah menempuh jalan yang baik, tempat saya berada sekarang, semuanya terjadi karena suatu alasan. Saya berasal dari kerja keras dan banyak pengabdian dan itu adalah sesuatu yang sangat saya banggakan,” serunya.

“Itu adalah sesuatu yang harus menginspirasi banyak pemain muda yang ada di luar sana yang tidak memiliki atribut dari mereka yang telah bermain di level tertinggi sejak mereka berusia 16 tahun,” sambungnya.

“Ada cara lain untuk memenangkan Liga Champions. Saya sangat bangga dengan perjalanan saya sejauh ini dan itu belum selesai,” pungkas Van Dijk.