Barcelona Dekati Neymar, PSG Culik Bocah Ajaib Ini

Airsport.asia – Persteruan antara Barcelona dengan PSG tampaknya akan semakin meruncing. Setelah Barcelona disebut membuat kesepakatan dengan Neymar, kini PSG membalasnya dengan menculik salah satu talenta terbaik Barcelona, Xavi Simons.

PSG mengumumkan perekrutan Simons dari Barcelona beberapa jam lalu melalui cuitan di media sosial twitter. Mereka menyatakan bahwa Simons telah menandatangani kontrak bersama mereka hingga 2022.

“Paris Saint-Germain dengan bahagia mengumumkan kedatangan @xavisimons ke klub ini. Gelandang asal Belanda itu telah menandatangani kontrak profesional hingga 2022,” cuit mereka sambil mengunggah foto si pemain memamerkan kostum tim barunya.

Pemain berusia 16 tahun asal Belanda itu sebelumnya bergabung bersama tim Juvenil A (Tim U-17) Barcelona. Sebelum bergabung bersama PSG, Simons sempat dikabarkan menolak tawaran kontrak profesional dari Barcelona yang berencana mempromosikannya ke skuad Barcelona B tahun depan.

Penolakan tersebut kabarnya diotaki oleh agen pemain Mino Raiola. Pria yang juga menangani Paul Pogba tersebut kabarnya membujuk Simons untuk pindah ke PSG karena dia mendapatkan tawaran gaji lebih besar.

Dalam surat perpisahannya, pemain yang telah menimba ilmu selama sembilan tahun di La Masia tersebut menyatakan bahwa kepindahannya itu merupakan keputusan yang berat. Dia pun menyatakan bahwa dirinya ingin bermain untuk tim senior Barcelona di masa depan.

“Saya meninggalkan sebagian diri saya di Barcelona dan sebagian dari Barcelona akan selalu berada bersama saya. Ini adalah hari yang sulit bagi saya karena tak ada satu pun orang yang suka mengucapkan selamat tinggal, apalagi mengucapkan selamat tinggal kepada tempat yang telah menjadi rumah anda,” tulisnya.

“Saya telah merasakan dukungan dan kasih sayang dari banyak suporter Barcelona yang membujuk dan memotivasi saya untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri untuk bermain di suatu hari nanti.”

Simons merupakan salah satu pemain muda terbaik yang dimiliki Barcelona. Mendapatkan julukan wonderkid  atau bocah ajaib, dia dianggap sebagai calon penerus Andres Iniesta atau Xavi Hernandez. 

Hal itu tak lepas dari kemampuannya memimpin lini tengah skuad U-17 Barcelona. Memiliki visi bermain yang apik, akurasi umpan yang luar biasa, kemampuan individu yang mumpuni serta mampu memecah kebuntuan rekan-rekannya dalam mencetak gol membuat dia menjadi idola di tim muda Barcelona. Musim lalu, dia berhasil membawa Barcelona U-17 menjuarai Liga Spanyol U-17.

Kisah Neymar dan Simons ini seperti ulangan perseteruan Barcelona dan PSG pada 2017 lalu. Saat itu Barcelona sempat dikabarkan melakukan pendekatan terhadap gelandang PSG, Marco Veratti. Aksi Barcelona itu pun akhirnya dibalas PSG dengan menebus klausa pemutusan kontra Neymar.