Juventus Hanya Menang Adu Penalti atas Inter, Sarri Ngaku Salah

Airsport.asia – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku membuat kesalahan jelang timnya menghadapi Inter Milan di ajang International Champions Cup (ICC) 2019, Rabu 24 Juli 2019 malam WIB. Sarri mengaku, karena hanya menginstruksikan anak asuhnya untuk melakukan pemanasan selama 45 menit, pemain-pemain Juventus tidak memiliki fisik yang prima di laga tersebut.

Dalam pandangan Sarri, seharusnya Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan diberikan waktu untuk melakukan pemanasan lebih lama lagi. Sebab, kondisi cuaca di Singapura yang lebih dari 30 derajat celcius menguras tenaga Miralem Pjanic dan kawan-kawan.

Jadi, agar bisa tampil lebih kompetitif di pertandingan, dibutuhkan fisik yang lebih prima. Hal itu bisa didapatkan jika skuad Juventus menjalani sesi pemanasan yang lebih lama dari 45 menit.

“Saya melakukan kesalahan pada Rabu pagi, yang mana hanya menginstruksikan anak-anak untuk berlatih selama 45 menit dengan cuaca yang sangat panas. Akibatnya, kami harus membayar semuanya dan terlihat, beberapa kali pemain kami melakukan kesalahan,” kata Sarri mengutip dari Calciomercato, Kamis

Dalam laga tersebut, Juventus kebobolan terlebih dulu setelah bek anyar mereka, Matthijs De Ligt, melakukan gol bunuh diri di menit 10. Kemudian di menit 68, Bianconeri –julukan Juventus– menyamakan kedudukan setelah tendangan bebas Ronaldo gagal diantisipasi kiper Inter, Daniele Padelli.

Karena skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, laga pun berlanjut ke babak adu penalti. Di babak tersebut kiper Juventus Gianluigi Buffon menjadi bintang dengan menggagalkan tiga tembakan pemain Inter. Alhasil, Juventus menang 4-3 atas Inter lewat adu penalti.